Yang Manis Belum Tentu Menyehatkan

makanan manis
Makanan Manis

Yang Manis Belum Tentu Menyehatkan manisan

Makanan manis tetap menarik untuk dikonsumsi, tetapi nyatanya tidak mempunyai banyak nutrisi untuk badan. Serta dapat bikin rugi badan. Cari info sedetailnya yuk.

 

Hampir tiap makanan yang dikonsumsi tiap hari memiliki kandungan gula. Ada dua type gula yang dikonsumsi tiap hari:

 

  • Gula Alami
  • Gula yang ditemukan dengan alami pada makanan seperti buah serta susu
  • Gula Penambahan

 

Yang disebut dalam type ini ialah gula atau pemanis bikinan yang ditambah lagi ke makanan atau minuman sepanjang proses atau persiapan. Ini seperti masukkan gula ke kopi atau masakan). Gula yang ditambah lagi bisa terhitung gula alami seperti gula putih, gula merah, madu, serta pemanis bikinan.

Diluar itu, gula penambahan yang seringkali dikonsumsi seperti minuman mudah, permen, kue, es cream, yogurt dan sebagainya.

 

Seringkali ditemukan produk yang mengklaim bebas gula, memiliki kandungan sedikit gula, serta tidak ditambah gula. Apa perbedaannya

 

Makanan memiliki kandungan gula kurang dari 0,5 gr gula per hidangan

Memiliki kandungan Gula merah atau Sedikit Gula

Makanan memiliki kandungan gula paling tidak 25% lebih rendah dari ukuran gula standar

Tanpa ada Gula atau Tanpa ada Gula Penambahan

Makanan tidak memiliki kandungan gula ataukah tidak memberikan tambahan bahan yang memiliki kandungan gula sepanjang proses pengerjaan.

Baca Juga : Cara Diet Yang Mudah Anti Gagal

  1. Penambahan Berat Tubuh

Salah satunya pemicu penting penambahan berat tubuh ialah minuman yang ditambah lagi pemanis atau minuman manis seperti soda, juice serta teh manis paket. Konsumsi fruktosa (salah satunya type gula) tingkatkan rasa lapar serta kemauan untuk konsumsi gula lebih banyak. Menurut riset, mengonsumsi fruktosa yang terlalu berlebih bisa mengakibatkan terusiknya hormon yang mengendalikan rasa lapar serta memberi tahu badan untuk berhenti makan. Minuman manis tidak kurangi rasa lapar, hingga membuat satu orang gampang untuk konsumsi minuman manis.

 

  1. Timbulnya Jerawat

Makanan manis mengakibatkan penambahan sekresi androgen, produksi minyak serta peradangan, dimana ketiganya bertindak dalam munculnya jerawat. Satu riset tunjukkan jika orang yang seringkali konsumsi gula penambahan mempunyai risiko 30% semakin besar terserang jerawat.

 

  1. Mood Swing

Beberapa periset mengemukakan jika pergantian kandungan gula darah, pergantian saraf serta munculnya peradangan bisa jadi efek jelek mengkonsumsi gula pada kesehatan mental. Satu riset tunjukkan jika pria yang konsumsi 67 gr atau lebih /hari mempunyai risiko 23% semakin besar untuk alami stres dibanding pria yang mengkonsumsi gula kurang dari 40 gr /hari. Riset lain pada wanita tunjukkan jika yang konsumsi gula penambahan tinggi mempunyai risiko stres semakin besar.

 

  1. Muncul Kerutan

Kerutan ialah sinyal alami penuaan. Kerutan akan ada sesuai waktunya, lepas dari terdapatnya permasalahan kesehatan. Tetapi, pilihan makanan yang jelek bisa jadi memperburuk kerutan serta mempercepat proses penuaan kulit. Reaksi di antara gula serta protein pada tubuh membuat senyawa AGEs yang mempunyai peranan dalam penuaan kulit. Konsumsi makanan tinggi karbohidrat serta gula mengakibatkan produksi AGEs. AGEs bisa mengakibatkan kerusakan kolagen serta elastin, yang disebut senyawa protein untuk menolong kulit masih elastis. Saat kolagen serta elastin rusak maka mengakibatkan kulit kehilangan kekencangan. Dalam satu riset, wanita yang konsumsi makin banyak karbohidrat terhitung gula penambahan, mempunyai tampilan lebih keriput.

 

  1. Penambahan Daya

Makanan tinggi gula secara cepat tingkatkan kandungan gula darah serta insulin yang mengakibatkan penambahan daya. Tetapi penambahan daya ini akan cepat hilang bersamaan dengan penurunan kandungan gula darah. Menghindarkan penurunan daya dengan mencolok bisa dikerjakan dengan pilih sumber karbohidrat yang rendah gula serta kaya serat.

 

  1. Berlangsung Masalah Gigi

Mengkonsumsi gula yang berlebihan bisa mengakibatkan masalah pada gigi. Bakteri dalam mulut memperoleh nutrisi dari gula serta membuahkan asam yang mengakibatkan pengeroposan pada gigi.

Baca Juga : Daftar 7 Makanan Khas Bandung yang Hits dan Paling Dicari Wisatawan

Bagaimana Kurangi Mengkonsumsi Gula?

 

  1. Kurangi Mengkonsumsi Minuman Manis

Banyak minuman yang terkenal serta memiliki kandungan banyak gula. Soda, minuman tambah energi serta minuman rasa buah berperan meningkatkan 44% gula penambahan dalam konsumsi harian. Minuman tidak membuat rasa kenyang, hingga orang yang konsumsi minuman manis tidak kurangi konsumsi makanannya. Berikut beberapa pilihan minuman yang lebih baik serta rendah gula:

 

  • Air
  • Air dengan daun mint serta mentimun
  • Teh herbal atau buah
  • Teh serta kopi tanpa ada pemanis

 

  1. Kurangi minuman manis bisa kurangi konsumsi gula dengan relevan serta menolong turunkan berat tubuh.

 

  1. Jauhi Makanan Memiliki kandungan Tinggi Gula

Biasanya makanan penutup atau dessert tidak memiliki kandungan banyak nilai gizi. Makanan penutup bisa mengakibatkan lonjakan kandungan gula darah serta membuat badan inginkan makin banyak gula. Berikut beberapa alternative alternatif makanan penutup:

 

  • Buah
  • Yogurt tanpa ada pemanis
  • Coklat

 

  1. Jauhi Mengkonsumsi Saus

Saus seperti saus tomat, barbecue serta saus cabai manis umum ada di meja makan atau dapur jadi penambahan dalam sajian. Tetapi, sedikit orang yang mengetahui jika saus mempunyai kandungan gula yang tinggi. Satu sendok makan (15 gr) saus tomat memiliki kandungan 1 sendok the (4 gr) gula.

Terima kasih telah membaca artikel ini.

Semoga bermanfaat.

Kirim saran dan kritik di kolom komentar.

Nantikan artikel kami selanjutnya.

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.