Bahaya Mengabaikan Abses Gigi

sikat gigi kartun


Siapa saja bisa mengalami abses gigi, jarang sikat gigi, lupa sikat gigi. Namun penyakit ini paling sering ditemukan pada anak-anak. Selain rasa nyeri yang mengganggu, kondisi ini juga sering ditandai dengan beberapa gejala lain.
Penyakit ini memicu gejala naiknya suhu tubuh yang menyebabkan demam, nyeri dan sensitif saat mengunyah makanan, bengkak pada wajah dan pipi, serta kemerahan pada bagian mulut dan wajah.


Apa Penyebab Abses Gigi?


Pemicunya dari bakteri pada rongga mulut menyebar ke jaringan lunak dan tulang wajah serta leher. Setelah menginfeksi, bakteri tersebut akan mulai masuk ke dalam pulpa gigi melalui retakan yang ada di bagian tersebut.

Risiko abses gigi meningkat karena berbagai faktor, di antaranya kebiasaan mengonsumsi makanan yang terlalu manis dan banyak mengandung gula, serta tidak menjaga kebersihan dan kesehatan gigi dengan baik“.

Baca Juga : Aplikasi Penembak Nomor WhastApp

Apa Akibatnya Jika Abses Gigi Dibiarkan Terlalu Lama?


Jika abses gigi dibiarkan terlalu lama, maka akan muncul masalah komplikasi. Komplikasi pertama yang bisa terjadi adalah penyebaran infeksi ke bagian tubuh lainnya.

Pada mulanya, bakteri penyebab penyakit ini hanya akan menyerang rongga mulut.

Namun akan bertdampak lebih parah jika dibiarkan begitu saja, infeksi abses gigi bisa menyerang ke bagian tubuh lain, seperti rahang, leher, atau kepala.

Dalam kondisi yang lebih parah, infeksi yang sudah menyebar tersebut juga bisa memicu komplikasi lainnya.

Di tingkat ini, komplikasi akibat abses gigi bisa menyebabkan terjadinya sepsis, yaitu infeksi mematikan yang menyebar ke seluruh tubuh.

Komplikasi ini bisa menyebabkan tekanan darah menurun drastis dan terjadi kerusakan pada banyak organ. Kabar buruknya, di tingkat yang paling pariah sepsis yang muncul sebagai dampak dari abses gigi ini bisa berujung pada kematian.

Baca Juga : Cara Menggosok Gigi yang Baik dan Benar

Bagaimana Pencegahannya?

Penyakit ini bisa dicegah dengan rutin membersihkan gigi, yaitu dengan menyikat gigi, menggunakan benang gigi, dan melakukan pemeriksaan ke dokter gigi secara berkala.

Terbukti, dengan melakukan pemeriksaan gigi secara rutin bisa membantu menghindari kerusakan gigi, termasuk abses gigi.